Suami Ketahuan Selingkuh? Lakukan 5 Langkah ‘Elegan’ Ini Untuk Menghentikannya

 


Tidak ada pernikahan yang sempurna di dunia ini.
Setiap pernikahan pasti memiliki masa pasang dan surut.

Pernikahan tak selamanya berjalan bahagia, masalah bisa datang dan menguji kesabaran dua sejoli dalam menghadapinya.

Salah satu masalah dalam rumah tangga yang menjadi momok adalah perselingkuhan.
Perselingkuhan menjadi salah satu faktor penyebab perceraian tertinggi.
Kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga membuat hubungan tak lagi berjalan harmonis.


Selain itu, pelaku selingkuh biasanya akan terus mengulangi perbuatannya.
Dikutip dari website coupletherapyinc.com, seorang terapis mengungkapkan sering mendapat klien yang mengaku kecewa dengan tindakan suami karena kerap mengulangi perselingkuhannya.

Biasanya para suami akan meminta ampun dan berjanji tidak akan berselingkuh lagi saat perselingkuhannya dipergoki sang istri.
Namun, meski telah berjanji banyak juga yang masih mengulangi kesalahan yang sama.Banyak orang yang familiar dengan ungkapan ‘sekali selingkuh tetap selingkuh’.
Nyatanya, menurut studi terbaru pernyataan tersebut bukan hanya ungkapan semata, tapi fakta ilmiah.


Penelitian tersebut menemukan, orang-orang yang selingkuh dalam hubungan pertama mereka kemungkinan besar akan melakukan hal sama di hubungan berikutnya, bila dibandingkan dengan mereka yang selalu setia.


Faktanya, melakukan hubungan seksual dengan seseorang selain pasangan dalam hubungan pertama membuat mereka berselingkuh tiga kali lebih besar ke pasangan berikutnya.

Mereka yang selingkuh bukan karena jahat, tetapi selingkuh mampu mengurangi kepekaan otak dari emosi negatif yang terkait dengan kebohongan.
“Apa yang kita pelajari dan yang disarankan orang lain adalah faktor kuat yang mencegah kita untuk tidak selingkuh yang merupakan reaksi emosional kita terhadapnya, betapa buruknya perasaan kita pada dasarnya, dan proses adaptasi mengurangi reaksi ini, sehingga memungkinkan kita untuk selingkuh lebih banyak,” ungkap penulis Neil Garrett.

Pada awalnya, orang-orang yang berselingkuh menganggap bahwa tindakan ini buruk, tapi karena telah berselingkuh lebih dari sekali, mereka akhirnya menyesuaikan diri dengan cara mereka dan merasa tidak bersalah apabila mengulanginya di kemudian hari.
Berita buruknya, studi ini mengungkapkan bahwa orang-orang yang diselingkuhi di masa lalu berisiko dua kali lebih mungkin ditipu di masa depan.


Penelitian yang dipublikasikan jurnal online Archives of Sexual Behavior ini didasarkan pada hasil 484 peserta, di mana hasil mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di otak saat seseorang berbohong, dan bagaimana berbohong bisa menjadi begitu mudah.
Berbohong memang wajar dilakukan siapapun, karena otak manusia dilengkapi dengan mekanisme anti-kebohongan yang kita sebut hati nurani.


Saat kita berbohong, kita merasa tidak enak, dan ini mencegah kita untuk melakukannya lagi.
Namun, bagi sebagian orang, berbohong berulang kali ternyata bisa mengurangi rasa bersalah yang mereka rasakan.


Para peneliti meneliti amigdala, area otak manusia terkait dengan emosi yang menyala ketika seseorang mencoba berbohong.
Namun, setelah kebohongan berulang, respons aktivitas di bagian ini menjadi melemah.

0 Response to "Suami Ketahuan Selingkuh? Lakukan 5 Langkah ‘Elegan’ Ini Untuk Menghentikannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

-->